SERANG – Alat mesin pertanian (alsintan) modern menjadi salah satu solusi mengatasi tenaga pertanian di Kabupaten Serang yang masih minim.
Hal itu terungkap pada acara serah terima combine harvester dari PT Pupuk Indonesia Pangan (PIP) kepada PT Agro Serang Berkah (ASB) di Kecamatan Tanara, Rabu (13/10). Kerja sama antara BUMN dengan BUMD Kabupaten Serang itu dihadiri Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah.
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan, pertanian di Kabupaten Serang harus dimodernisasi dengan memenuhi alat mesin pertanian (alsintan) yang canggih.
Ia mengatakan, pemenuhan alsintan itu harus dilakukan seiring dengan minimnya tenaga pertanian. “Untuk menarik minat pemuda supaya mau berkiprah di pertanian, maka kita harus memodernisasi pertanian, dengan alat-alat yang canggih dan modern,” katanya.
Menurutnya, sektor pertanian menjadi tulang punggung bagi kebutuhan pangan masyarakat. Karena itu, produktivitasnya tidak boleh berhenti dan harus terus dilanjutkan oleh generasi berikutnya. “Dengan adanya alat dan mesin yang canggih, dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan mempercepat prosesnya,” katanya.
Manajer Keuangan PT PIP Sevin Martajaya mengatakan, penyerahan mesin combine harvester itu merupakan buah dari kerja sama yang sudah diteken sebelumnya. “Kita sebelumnya sudah melakukan MoU, bagaimana kita bisa membantu pertanian di Kabupaten Serang,” katanya.
Ia mengatakan, mesin tersebut berfungsi untuk memanen padi. Dalam satu jam dapat memanen padi antara 2,5 hektare hingga 3 hektare per jam. “Mesin ini senilai Rp600 juta perunitnya, kita baru serahkan satu unit,” katanya.
Sementara itu, Direktur PT ASB Neneng Sri Hastuti Handayani mengatakan, mesin combine ini akan mempermudah para petani dalam memanen. Efektivitas waktu dan biayanya juga dapat terukur.
Ia mengatakan, di Kabupaten Serang ada sekitar 47 ribu hektare lahan pertanian. Kemudian, yang bisa dilalui alat itu ada sekitar 35 ribu hektare. “Setelah kami hitung, dibutuhkan minimal 150 combine, maka kami akan mencoba untuk bekerjasama dengan pihak lainnya untuk mendatangkan combine ke Kabupaten Serang,” pungkasnya. (jek/bie)











