Sebagai upaya percepatan vaksinasi Covid-19 di Banten, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mendatangi warga Baduy di Kabupaten Lebak, Kamis (14/10). Sebagai masyarakat adat, warga Baduy juga berhak mendapatkan vaksin Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten dr Ati Pramudji Hastuti mengatakan, pemerintah pusat melakukan percepatan vaksinasi dengan mendukung semua daerah. Pekan lalu, beberapa kali Menteri Kesehatan RI datang ke Tangerang Raya. Saat ini, Menteri Kesehatan RI datang ke Banten bagian selatan.
“Ini merupakan kebanggaan bagi kami,” ujar Ati saat kegiatan vaksinasi warga Baduy. Apalagi, cakupan vaksinasi Covid-19 di Lebak berdasarkan data yang dimilikinya baru 25,1 persen atau 274 ribu jiwa. Dengan kehadiran Menteri Kesehatan RI, maka percepatan vaksinasi dapat dilakukan.
Ati mengatakan, Kabupaten Lebak dan Pandeglang merupakan daerah topografi yang luas dan domisili penduduk yang terpisah-pisah. Akibatnya, tenaga kesehatan sulit menjangkau. Namun, dengan bertahap, maka target vaksinasi diharapkan dapat tercapai. Untuk itu, perlu kerjasama antar semua pihak termasuk organisasi kemasyarakatan.
Meskipun masyarakat adat, tetapi antusias warga Baduy cukup tinggi untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19. Untuk memudahkan warga Baduy, ada dua lokasi vaksinasi bagi mereka.
Pada kesempatan itu, Ati mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Lebak maupun kabupaten/kota yang lain untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19 karena manfaatnya luar biasa bagi kesehatan maupun pemulihan ekonomi.
Sementara itu, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan, masyarakat adat memiliki hak yang sama. “Mereka juga bersedia diberikan vaksin asal komunikasi dilakukan dengan baik,” ujarnya.
Ia mengatakan, pihaknya berusaha keras agar warga Baduy baik luar maupun dalam bisa mendapatkan vaksinasi. “Tugas saya untuk memastikan mereka dapat, semua masyarakat adat, tanpa merusak tatanan sosial mereka, karena mereka punya pemahaman masing-masing,” tutur Budi. (adv)











