Tak selamanya cinta harus bersama. Begitulah yang dialami Eko (25) nama samaran, yang tak jadi menikah dengan Eni (25) bukan nama sebenarnya. Sudah mau lamaran, Eni mengaku kalau janda anak satu. Pernikahan di depan mata pun kandas. Astaga.
Ditemui Radar Banten di salah satu masjid di Kecamatan Jombang, Cilegon, Minggu (17/10) siang, Eko baru selesai solat dan tidur-tiduran di teras. Sambil diajak mengobrol, ternyata ia punya pengalaman unik soal urusan percintaan.
Dipertemukan di tempat balai latihan kerja, Eko dan Eni awalnya cuma berteman biasa. Eni yang merantau dari Pandeglang, sering meminta bantuan Eko karena masih belum hapal daerah Serang. Karena keseringan komunikasi, mereka pun menjalin hubungan sangat dekat. “Saya enggak tahu kalau dia pernah berumah tangga,” kata Eko.
Maklumnya soalnya, kata Eko sih, kalau dilihat dari fisik dan penampilan, Eni seperti gadis remaja yang baru lulus SMA. Ya meski bentuk tubuhnya lumayan aduhai, tapi karena posturnya pendek, penampilan Eni benar-benar seperti masih virgin.
Sedangkan Eko bujangan jomblo yang berjuang mencari pekerjaan. Wajahnya sih biasa saja, tapi kalau dari cara ngobrolnya sih, Eko memang ramah dan cepat akrab. Tak heran kalau Eni bisa langsung nyaman.
Setelah setahun saling kenal dan dekat, mereka pun jadian. Waktu itu Eni sudah bekerja terlebih dahulu sebagai karyawan pabrik di Kecamatan Kragilan, sedangkan Eko masih menganggur. “Dia ngekos di Ciruas sama temennya,” katanya.
Gaya pacaran mereka seperti pasangan suami istri. Karena tak bekerja, Eko sering antar jemput Eni bekerja. Tapi setiap tanggal muda, Eko dapat jatah uang dan traktiran. “Padahal saya enggak minta, tapi dia sendiri yang ngasih,” katanya. Ah masa sih.











