RANGKASBITUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak sukses menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak pada 24 Oktober 2021. Dari 215 kepala desa (kades) petahana yang ikut kontestasi, 114 orang tumbang, sedangkan 101 orang kades berhasil meraih kemenangan.
Informasi yang dihimpun Radar Banten, dari 265 desa yang menggelar pilkades, 50 desa tidak diikuti incumbent atau petahana dan sisanya diikuti kepada desa sebelumnya. Dengan rincian, 38,26 persen atau 101 calon kades terpilih merupakan incumbent, 5,30 persen atau 14 orang perangkat desa, 2,27 persen atau 6 orang aparatur sipil negara (ASN), 6,06 persen merupakan mantan kades, dan 48,11 persen atau 127 orang calon kades terpilih berasal dari masyarakat umum.
Kepala Dinas Pemerintahan dan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Lebak Babay Imroni mengatakan, calon kades petahana yang terpilih dalam pesta demokrasi desa hanya 101 orang. Sementara itu, ratusan kades petahana tidak mampu meraih simpati masyarakat, sehingga perolehan suaranya di bawah calon yang lain.
“Iya, mayoritas calon kades petahana tumbang pada Pilkades Serentak 2021. Hanya sebagian saja yang berhasil meraih suara terbanyak pada pesta demokrasi tingkat desa tersebut,” kata Babay Imroni kepada Radar Banten, kemarin.











