Kejahatan Jalanan Mulai Meresahkan
SERANG – Korban luka-luka akibat serangan yang diduga dilakukan oleh geng motor di kios ubi Cilembu, Lingkungan Legok, Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Kamis (28/10) dinihari bertambah menjadi tiga orang.
Sebelumnya, polisi menyebut korban dalam kasus kejahatan jalanan atau street crime itu berjumlah dua orang. “Ada dua korban lagi yang terluka akibat terkena sabetan celurit,” ujar Kapolres Serang Kota Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Maruli Ahiles Hutapea kepada wartawan, Jumat (29/10).
Namun kedua korban tersebut tidak dibawa ke RSUD dr Drajat Prawiranegara, Kabupaten Serang. Keduanya melarikan diri saat kejadian penganiayaan berlangsung. Di lokasi kejadian, polisi dibantu warga hanya mengevakuasi Arya (19). Warga Komplek Puri Serang Hijau, Kecamatan Cipocokjaya, Kota Serang mengalami beberapa luka akibat sajam. “Saksi korban saat ini masih berada di rumah sakit, sulit untuk diajak berbicara,” ungkap Maruli.
Maruli menduga penyebab penyerangan brutal tersebut disebabkan perselisihan antara korban dan para pelaku. Polisi belum dapat menggali keterangan lebih lanjut dari korban lantaran masih mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.











