Setelah korban terkapar, para pelaku melarikan diri. Warga sekitar yang mendengar suara kegaduhan mendatangi lokasi dan melihat korban yang sudah terkapar penuh luka. Korban oleh warga kemudian dibawa ke RSUD dr Dradjat Prawiranegara, Kabupaten Serang. “Kejadiannya Kamis dinihari, ada dua orang yang menjadi korban. Satu korban dirawat di rumah sakit,” kata anggota Polres Serang Kota yang enggan disebutkan namanya, Kamis (28/10).
Ia mengatakan berdasarkan informasi yang diperoleh korban merupakan target salah sasaran para pelaku. “Korban ini informasinya enggak tahu apa-apa cuma dia diserang saat ada di dalam kios. Korban informasinya ada dua orang, untuk satu lagi belum diketahui karena tidak dibawa ke rumah sakit,” katanya.
Kasus penganiayaan tersebut saat ini masih dalam penanganan Satreskrim Polres Serang Kota. Polisi saat ini masih melakukan pepenyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku. “Kasusnya ditangani Polres Serang Kota, bukan di Polsek (Polsek Taktakan-red),” katanya.
Humas RSUD dr Dradjat Prawiranegara, Wendy Dwi Agustian mengatakan korban dibawa ke instalasi gawat darurat (IGD) sekira pukul 01.15 WIB. Saat tiba di IGD, dokter yang memeriksa korban mendapati sejumlah luka akibat benda tajam (sajam). “Kondisi pasien mengalami luka bacok di pergelangan tangan kiri, luka bacok di kepala, luka robek di dada sebelah kanan yang kemungkinan luka tusuk dan luka di kaki kanan,” kata Wendy.
Karena kondisi pasien yang harus cepat mendapat tindakan, Kamis pagi tim medis telah melakukan operasi. “Pasien sudah dioperasi tadi pagi, sekarang pasien sudah masuk ruangan rawat inap,” tutur Wendy. (fam/air)











