Ia menjelaskan, indikator yang menyebabkan penurunan level PPKM di Kota Tangerang juga dipengaruhi oleh beberapa faktor. Di antaranya, kesadaran masyarakat menerapkan protokol kesehatan semakin tinggi serta peningkatan jumlah masyarakat yang divaksinasi melalui Sentra Vaksinasi dan gerai di berbagai tempat.
“Capaian vaksin dosis pertama sudah 89,4 persen dan dosis kedua sudah 63,4 persen. Kita terus optimalkan kegiatan vaksinasi apalagi PTM tingkat SD sudah berjalan dan wali murid harus vaksin jika anaknya ingin belajar tatap muka sebagai syarat,” ungkapnya.
Arief menuturkan, penurunan kasus ini juga masih harus tetap diwaspadai, apalagi dengan kelonggaran yang ada. Masyarakat wajib mematuhi aturan selama pandemi Covid-19, khawatir akan ada gelombang lanjutan.
“Kita harus waspada, dan kita tidak boleh berbesar hati bahwa Covid-19 ini udah usai. Kita masih dihantui adanya penyebaran virus corona, maka itu mari bersama mencegah agar tidak ada lagi masyarakat yang menjadi korban Covid-19,” tutupnya. (ran/don)










