SERANG – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) vaksin covid-19 produksi perusahaan asal China, Sinovac, pada sasaran anak usia 6-11 tahun.
Keputusan tersebut secara otomatis akan menambah kategori dan target sasaran vaksinasi disejumlah daerah termasuk di Provinsi Banten. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten, sepanjang tahun 2021 target sasaran penerima vaksin di Provinsi Banten sebanyak 9,2 juta orang. Target itu terdiri dari lima kategori, yakni SDM Kesehatan, petugas layanan publik, lansia, masyarakat rentan dan umum, serta remaja (12-17 tahun).
Kepala Dinkes Banten dr Ati Pramudji Hastuti mengatakan, pihaknya masih menunggu aturan resmi dari Kemenkes untuk melakukan vaksinasi anak usia 6-11 tahun atau siswa Sekolah Dasar (SD). “Daerah siap melaksanakan kebijakan pusat, dan masih menunggu regulasi Kemenkes terkait kapan vaksinasi usia 6-11 tahun boleh diberikan,” ujar Ati.
Ia melanjutkan, setelah ada aturan dari Kemenkes, semua daerah akan mulai mendata jumlah sasaran anak berusia 6-11 tahun untuk mendapatkan vaksin Covid-19. Persiapannya diawali dari pendataan sasaran untuk mengetahui berapa banyak jumlah anak yang perlu divaksin pada umur 6-11 tahun.
Target sasaran vaksin menjadi penting, lantaran pelaksanaan vaksinasi bergantung pada ketersediaan stok vaksin dari pemerintah pusat. Menurutnya, stok vaksin yang ada saat ini diperuntukkan bagi usia di atas 12 tahun. “Nantinya pelaksanaan vaksinasi bisa dilakukan berbasis sekolah, agar prosesnya lebih mudah,” tegas Ati.











