Menurutnya, pembukaan jalan tol ini disambut gembira oleh pemerintah dan masyarakat Kabupaten Lebak. Karena, kehadiran jalan tol ini merupakan sejarah baru bagi Lebak.
“Ini sejarah bagi Lebak, setelah commuterline, Lebak kini semakin terkoneksi dengan Jakarta dan kota-kota lain di Indonesia, tidak lagi dianggap sebagai wilayah pinggiran. Tapi, Lebak kini jadi yang terdepan,” tegasnya.
Untuk itu, Bupati dua periode ini mengajak masyarakat untuk memanfaatkan Jalan Tol Serang – Panimbang ini. Jangan sampai, jalan tol hanya menjadi sarana transportasi masyarakat Lebak dan Pandeglang untuk belanja ke Serang dan Tangerang. Sehingga, tidak akan berdampak terhadap perekonomian masyarakat di daerah.
“Sekarang sedang dilakukan pengkajian mengenai kawasan eco industri atau kawawan industri terpadu (KIT) Cileles seluas 3.100 hektare. Bahkan, feasibility study (teknik analisis yang digunakan untuk menilai kualitas atau kelayakan dari sebuah proyek) tahun depan akan digarap Kementerian Investasi,” ungkapnya.
Pembangunan KIT Cileles dan Cikulur akan memberikan pengaruh besar bagi perekonomian di Kabupaten Lebak. Karena, industri tersebut bakal menyerap tenaga kerja lokal. Jika selama ini mereka hanya diam di rumah, tapi ke depan warga Lebak bisa kerja di perusahaan-perusahaan yang ada di KIT Cileles dan Cikulur.











