Di tempat yang sama, Direktur Pananggulangan dan Pemulihan Pemerintah pada Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Hasto Prastowo mengatakan, kebutuhan akan teknologi dan informasi saat ini sangat tinggi. Seiring dengan berkembangnya teknologi tidak dipungkiri selaras juga dengan pemanfaatannya hingga memunculkan kejahatan di dunia maya.
Memurut Hasto, penbentukan badan koordinasi siber antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah melalui CSIRT mutlak diperlukan. “Saat ini kebutuhan terhadap keamanan data diperlukan. Maka pembentukan CSIRT di Tangsel menjadi sangat urgen (penting-red),” ujarnya.
Menurut Hasto, dengan dijaganya keamanan jaringam siber, maka berdampak besar bagi jalannya roda ekonomi dan bisnis yang saat ini sudah menggunakan metode digital.
“Salah satu proteksi keamanan jaringan contohnya di bidang ekonomi digital. Jika bisnis di bidang ekonomi digital berjalan baik, maka mendorong perkembangan ekonomi ke arah yang baik juga,” jelasnya.
Untuk itu, sambung Hasto, banyak yang nantinya dikerjakan forum CSIRT dalam menangkal serangan siber. (FUL/don)











