Selain mengakibatkan kapal susah sandar, cuaca buruk membuat dua unit truk terguling saat berada di dalam KMP Nusa Darma. KMP Nusa Darma yang dihantam cuaca buruk di tengah laut sekitar pukul 19.00 WIB, di sekitar Pulau Tempurung. Karena hantaman gelombang laut, truk dengan nomor polisi BE-8615-PT pengangkut kelapa dan truk dengan nomor polisi BE-9160-YC pengangkut pisang yang berada di dalam terguling.
Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Merak AKP Deden, menjelaskan peristiwa itu terjadi di tengah perjalanan dari Bakauheni menuju Merak. ”Pada hari Sabtu tanggal 27 November 2021 sekira pukul 19.00 WIB,” ujar Deden.
Dikatakan Deden, sekira pukul 21.40 WIB, KMP Nusa Darma berhasil sandar di dermaga 2 Pelabuhan Merak dan langsung melakukan bongkar. Sementara truk yang terguling langsung di evakuasi menggunakan forklift. Lebih lanjut Deden mengatakan, evakuasi membutuhkan waktu. Sekira pukul 00.30 WIB truk yang terguling selesai di evakuasi, sehingga dapat keluar dari kapal. Selanjutnya KMP Nusa Darma melakukan Anchor di dekat perairan Pulomerak besar karena telah melampaui batas waktu Port Time.
Terkait cuaca buruk, General Manager (GM) PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak Hasan Lesy membenarkan jika cuaca buruk menghambat aktivitas sandar dan bongkar muat di semua dermaga. ”Jadwal jadi terganggu, bisa molor dari setengah jam hingga satu jam, tergantung situasi,” ujar Hasan.
Dijelaskan Hasan, buntut dari sulitnya bongkar muat dan jadwal penyeberangan yang molor, jumlah trip pun berkurang. Hasan mengingatkan kepada seluruh operator kapal untuk hati-hati dan mengutamakan keselamatan penumpang. ”Nahkoda semuanya profesional, tapi kita tetap mengingatkan harus hati-hati, karena ini kan kapal bawa orang,” ujarnya. (bam/air)











