Dari tiga korban, satu korban mendapatkan perawatan intensif di RSUD dr Dradjat Prawiranegara, Kabupaten Serang karena mengalami luka yang cukup serius. Siang harinya, serangan berandalan jalanan kembali terjadi di depan Pesantren Modern Shohibul Muslimin, Desa Tunjung Jaya, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang.
Pelajar asal SMK Miftahul Falah di Desa Sukasari, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang dilaporkan menjadi korban. Ia mengalami luka akibat sabetan celurit.
Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho mengatakan, telah memerintahkan anggota untuk memberantas kejahatan jalanan. Bila perlu tindakan tegas berupa tembak di tempat.
“Perbuatan berandalan jalanan termasuk street crime tidak hanya membahayakan jiwa masyarakat, namun juga jiwa personel yang bertugas di lapangan, maka untuk menghentikan bahaya yang ditimbulkan dari berandalan jalanan, saya perintahkan jajaran untuk berani bertindak tegas, kalau perlu tembak di tempat,” kata Rudy, Kamis (9/12).











