TANGERANG-Nyawa Afika Alfahira (8), dan Ahmad Defirza (3), tidak tertolong. Dua bocah itu tewas usai ditabrak truk tronton di turunan flyover Balaraja, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Sabtu (1/1) lalu.
Sebelumnya, truk bernopol E 9455 YP melaju dari arah Cikupa menuju Balaraja. Tetapi, truk yang dikemudikan Jakaria hilang kendali saat melintasi turunan flyover Balaraja. Diduga rem truk blong dan langsung menabrak minibus Toyota Kijang Inova dan angkot.
Selain menabrak kendaraan, truk juga menabrak Ika Ratnasari, Afika Alfahira, dan Ahmad Defirza. Ibu dan dua anaknya itu terpental hingga beberapa meter. Ika Ratnasari mengalami luka berat dan dua anaknya tewas di lokasi kejadian.
“Nah dua anak yang tertabrak dan ibunya baru turun dari sebuah mobil kijang Pak. Sang ibu yang bernama Ika Ratnasari mengalami luka berat dan dilarikan ke RSUD Balaraja, namun naas kedua anaknya meninggal di lokasi kejadian,” kata Herman (46), penjaga toko di sekitar lokasi kejadian kepada Radar Banten, kemarin (2/1)
Kasatlantas Polresta Tangerang Komisaris Polisi (Kompol) Fikry Ardiansyah menduga kecelakaan itu disebabkan truk mengalami rem blong.
“Yah, dua anak kecil meninggal dunia, truk trailer bersama sopirnya telah ditahan perhari ini dan tidak melarikan diri,” kata Fikry melalui pesan WhatsApp.
Kata Fikry, ketiga warga Cluster Golden Kirana, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang itu telah dibawa pulang ke rumah duka. “Sementara korban usai dievakuasi ke RSUD Balaraja, saat ini sudah dibawa pulang oleh pihak keluarga,” katanya. (mul/nda)











