PAMULANG-Ratusan pengemudi ojek online (ojol) menggeruduk Mapolsek Pamulang, Minggu (9/1) malam. Mereka datang untuk mendukung rekannya membuat laporan dugaan penganiayaan oleh oknum TNI.
Insiden penganiayaan itu terjadi sekira pukul 17.30 WIB. Sebelumnya, pengemudi ojol berinisial P bersama anaknya melaju di Jalan Mujair Raya, Pamulang, Kota Tangsel. Dari arah berlawanan melaju sebuah mobil pribadi yang dikendarai oleh seorang lelaki berambut cepak. Diduga pengemudi mobil tersebut adalah oknum TNI AL.
“Entah apa yang memicu, tiba-tiba pengemudi mobil menepikan mobil dan menghampiri korban di atas motor,” kata pengemudi ojol berinisial AZ yang menjadi saksi di lokasi kejadian, kemarin (10/1).
Kata AZ, pengemudi mobil tersebut langsung menghajar korban dan anaknya yang masih bangku SMP. “Waktu kejadian, saya persis di belakang motor korban, sekitar lima meter. Mobil itu berhenti, terus pengemudinya langsung mukul ke korban sama anaknya, anaknya sampai mental,” tuturnya.
Penganiayaan itu menyebabkan korban dan putranya menderita luka di bagian dahi dan pelipis. Tidak banyak yang melerai saat penganiayaan berlangsung. Korban dan putranya lantas dibantu sesama pengemudi ojol lainnya untuk mendapat penanganan medis. “Pelaku mukulnya pakai tangan kosong aja. Keluar darah dari mukanya,” jelasnya.











