Pada bagian lain, Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Pandeglang, Juhanes Waluyo menuturkan, upaya dilakukan Diskoperindag dalam mengatasi kelangkaan dengan menggelar Operasi Pasar minyak goreng bekerjasama dengan Bulog Subdivre Lebak dan Pandeglang. “Operasi Pasar minyak goring kerja sama Pemkab Pandeglang dengan Bulog Subdivre Pandeglang- Lebak di 4 (empat) lokasi. Yaitu Kecamatan Pandeglang, Menes, Labuan dan Panimbang,” katanya.
Sesuai jadwal OP minyak goreng digelar pada Kamis, (24/2) di Gedung Juang 45 Pandeglang dan di Kewedanaan Menes. Selanjutnya OP digar pada hari Selasa, 1 Maret 2022 di Kecamatan Labuan dan Kecamatan Panimbang. “Stok minyak goreng untuk kegiatan operasi pasar sebanyak 10.000 liter. Setiap titik lokasi OP sebanyak 2.500 liter dengan harga per liter Rp14.000,” katanya.
Kondisi kelangkaan minyak goring pun masih terjadi di Kota Tangsel. Salah satunya di Pasar Serpong. Meskipun minyak masih ada yang menjual, namun harganya masih tinggi, yakni antara Rp17 ribu sampai Rp20 ribu per liter. Harga tersebut masih di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah dimana per liter Rp 14 ribu. Sementara itu, harga minyak goreng di minimarket sudah mengikuti harga yang ditetapkan pemerintah, tapi stoknya terbatas. Bila stok ada maka akan langsung ludes diburu warga.
Walikota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan, untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng pihaknya melakukan berbagai langkah. Salah satunya menggelar operasi pasar minyak goreng yang bekerjasama dengan perusahaan swasta.
“Kita melakukan operasi pasar kerja sama dengan PT Indah Kiat, ada 12.000 kemasan minyak goreng isi 900 mili liter dan diijual Rp 13.000 per liter. Tentunya ini sangat memudahkan masyarakat,” ujarnya kepada wartawan seusai mengunjungi operasi pasar minyak goreng di halaman kantor Kecamatan Setu, Rabu (23/2).
Pria yang biasa disapa Pak Ben ini menambahkan, 12.000 kemasan minyak goreng tersebut didistribusikan serentak di enam kecamatan di Kota Tangsel, yakni Setu, Pamulang, Ciputat, Ciputat Timur, Pondok Aren dan Serpong. “Kalau Serpong Utara operasi pasar minyak goreng sudah kita lakukan dengan menyediakan 12.000 kemasan. Jadi total ada 24.000 kemasan yang kita distribusikan untuk masyarakat,” tambahnya.











