HM AOPIDI Berharap Dana Desa Segera Dicairkan
RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah desa berharap pencairan dana desa tahap pertama segera dicairkan. Karena, banyak warga yang menanyakan terkait pencairan bantuan langsung tunai (BLT) dari dana desa.
BLT dana desa dicairkan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19. Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 104 tahun 2021, alokasi BLT dana desa sebesar 40 persen dari besaran nilai dana desa tahun ini.
Kepala Desa Kadugenep, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang HM Aopidi mengatakan, pihaknya kerap banyak mendapatkan pertanyaan dari masyarakat terkait pencairan BLT dana desa. Karena, informasi BLT dana desa itu sudah tersebar.
Namun, hingga saat ini pihaknya belum menerima informasi kapan dana desa dicairkan. Pihaknya berharap dana desa segera dicairkan oleh Pemerintah Pusat supaya bisa disalurkan kepada masyarakat.
“Belum ada kejelasan kapan cairnya, kalau dari kita sudah melakukan pengajuan,” katanya kepada Radar Banten melalui sambungan telepon seluler, Rabu (9/3/2022).
Aopidi mengatakan, biasanya dana desa disalurkan pada April. Namun, berkaca pada tahun 2021, dana desa tahap pertama baru disalurkan pada September. “Ini sangat lambat sekali, dampaknya banyak desa yang tidak menyerap semua anggaran karena waktunya sangat mepet,” ujarnya.
Khusus di desanya, ada 93 keluarga penerima manfaat (KPM) yang akan menerima BLT dana desa. Ia memastikan data itu sudah sesuai dengan kriteria penerima. “Begitu dana desa cair langsung kita salurkan kepada masyarakat,” katanya.
Kata dia, setiap KPM mendapatkan BLT Rp300 ribu perbulan. Biasanya, penyaluran BLT dirapel sesuai dengan waktu pencairannya. “Di ketentuannya memang dirapel, kalau cair bulan april berarti rapel empat bulan,” ujarnya.
Dikatakan Aopidi, dana desa tahap pertama biasanya dialokasikan untuk BLT, ketahanan pangan, dan penanganan Covid-19. “Kalau untuk pembangunan biasanya di tahap kedua,” pungkasnya.
Reporter: Abdul Rozak
Editor : Widodo











