Saat banjir, lanjut Atiah, seluruh barang-barang dan peralatan rumah tangga terendam dan mengapung. Di antaranya kasur, yang sudah berhari-hari dijemur. Namun belum juga kering.
Pemandangan serupa juga terlihat di Lingkungan Angsana, Angsoka dan Lingkungan Keluncing. Semuanya masih di Kelurahan Kasemen, Kecamatan Kasemen. Di lingkungan tersebut warga masih menjemur kasur dan peralatan rumah tangga lainnya. Empat lingkungan tersebut letaknya memang di sekitar aliran Sungai Cibanten.

Salah satu perumahan di Lingkungan Angsana, bagian belakang komplek sempat terendam hingga ketinggian satu meter. Bahkan pagar pembatas komplek dengan Sungai Cibanten ada yang roboh. “Air sempat masuk pak, hingga setinggi garis kuning itu,” kata beberapa tukang yang sedang memperbaiki pagar sambil menunjuk bekas ketinggian air yang membekas di dinding.
Hingga kini, di bawah atau sekitaran jembatan Katulisan, dipenuhi dengan tumpukan sampah. Baik sampah pepohonan ataupun sampah plastik dan sampah rumah tangga.
Warga setempat kemudian mulai membakar sampah yang sudah kering.
Penulis / Editor : Widodo











