SERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Mayat yang ditemukan oleh warga di irigasi Bendung Pamarayan, Kampung Jambu Bol, Desa Panyabrangan, Kecamatan
Cikeusal, Kabupaten Serang, telah dievakuasi pihak kepolisian bersama warga.
Menurut informasi dari anggota kepolisian, mayat tersebut akan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Banten di Sempu, Kota Serang untuk dilakukan otopsi.
Sejak dilaporkan ada penemuan mayat oleh warga pukul 11.00 WIB, setengah jam kemudian aparat kepolisian sudah tiba di lokasi.
Proses evakuasi mayat berlangsung cukup singkat, sekira 15 menit. Bahkan aparat kepolisian bertindak cukup sigap dan cepat. Mayat dari irigasi diangkut ke daratan, dimasukkan ke kantong mayat, dan dibawa mobil jenazah RS Bhayangkara Polda Banten pukul 12.50 WIB.
Udin, tokoh masyarakat Kampung Jambu Bol, mengucapkan terima kasih kepada kepolisian yang sudah bertindak cepat.
Sementara itu, warga penasaran dengan identitas mayat. Di Desa Panyabrangan menurut beberapa warga tidak ada warga yang mengaku kehilangan anggota keluarganya.
Mayat pertama kali ditemukan oleh Fakih, anak kecil berumur tujuh tahun bersama rekannya di aliran irigasi Bendung Pamarayan, Kampung Jambu Bol, Desa Panyabrangan, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Rabu 16 Maret 2022,.pukul 11.00 WIB.
Kemudian anak itu melapor ke Udin, seorang tokoh masyarakat setempat.
“Awalnya anak kecil itu mengira bangkai kambing, tapi baunya sangat menyengat. Karena penasaran, bocah SD kelas satu itu mendekatinya dan meyakinkan bukan kambing, tapi mayat karena ada rambutnya,” kata Udin.
Setelah warga mengetahui ada mayat mengambang di aliran irigasi, warga Kampung Jambu Bol langsung heboh. Mereka berduyun-duyun mendekati mayat tersebut yang sudah membusuk dan membesar. *
Reporter: Aas Arbi
Editor: Mastur











