JAKARTA, RADARBANTEN.CO.ID – Memasuki awal tahun 2022, gempa bumi mengguncang selatan daerah Banten dan Jawa Barat berulang kali dengan waktu berdekatan.
Antara lain gemba bumi tanggal 14 Januari 2022 dengan magnitudu 6,7, tanggal 4 Februari 2022 dengan magnitudo 5,5, tanggal 4 Maret 2022 dengan magnitudo 4,9, tanggal 12 Maret 2022 dengan magnitudo 5,1, tanggal 16 Maret 2022 dengan magnitudo 5,5, dan tanggal 18 Maret 2022 dengan magnitudo 5,1.
Rentetan kejadian gempa bumi mengguncang Banten dan Jawa Barat ini berdasarkan hasil analisa Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) yang dikutip RADARBANTEN.CO.ID, bahwa kejadian tersebut berkaitan dengan aktivitas pada zona penunjaman (proses bergeraknya suatu lempeng tektonik ke bawah lempeng lain) Busur Sunda.
Busur Sunda adalah sebuah busur vulkanik yang membuat adanya pulau Sumatera, Jawa, selat Sunda dan kepulauan Nusa Tenggara. Rantai gunung berapi membentuk punggung topografi di pulau-pulau tersebut.
Dimana Celah tersebut menandai batas konvergen aktif antara lempengan Eurasia Timur dengan lempengan India dan lempengan Australia.











