Potensi bahaya dari aktivitas GAK saat ini dapat berupa lontaran lava pijar, material piroklastik, maupun aliran lava.
“Hujan abu lebat secara umum berpotensi di sekitar kawah di dalam radius dua kilometer dari kawah aktif. Sementara itu, hujan abu yang lebih tipis dapat menjangkau area yang lebih luas bergantung pada arah dan kecepatan angin,” ujarnya.
Dikatakan Nia, saat ini tingkat aktivitas GAK masih ditetapkan pada level II atau waspada. Masyarakat direkomendasikan tidak mendekati dan beraktivitas di dalam radius dua kilometer dari kawah aktif GAK.
Ia mengimbau masyarakat agar mematuhi rekomendasi yang dikeluarkan oleh Badan Geologi melalui PVMBG, serta tidak terpancing oleh berita-berita yang tidak benar dan tidak bertanggung jawab mengenai aktivitas GAK.
“Masyarakat harap mengikuti arahan dari instansi yang berwenang yakni Badan Geologi yang akan terus melakukan koordinasi dengan BNPB, Pemda, dan instansi terkait lainnya,” pungkasnya.*
Reporter: Abdul Rozak
Editor: Agus Priwandono











