“Alhamdulillah tahun lalu Kelurahan Bendungan meraih juara umum di MTQ tingkat kecamatan. Kami ingin pertahankan juara ini, makanya kami minta Dewan Hakim lebih selektif dalam menilai peserta agar yang dihasilkan dari STQ Bendungan berkualitas dan berkompeten,” tegas Euis.
Kata Euis, tahun ini Kelurahan Bendungan melombakan dua dari sembilan cabang STQ yang dilombakan selebihnya cabang lomba yang lain memaksimalkan dipembinaan.
“Untuk mengikuti di ajang MTQ tingkat kecamatan nanti sudah kita siapkan orang-orangnya tinggal daftar saja. Adapun dua cabang tersebut murottal dan tilawah karena yang mendominasi saja di STQ Kelurahan Bendungan. Jadi kita lombakan,” kata Euis.
Dia berharap, dari gelaran STQ ini masyarakat Kota Cilegon tahu bahwa Kelurahan Bendungan bukan hanya banyak pondok pesantrennya, tapi juga ingin menunjukkan bahwa warga asli Bendungan mempunyai potensi yang tidak kalah dari daerah-daerah lain.
Diketahui, gelaran STQ ini diikuti sebanyak 40 peserta dari dua cabang lomba yakni murottal dan tilawah dengan kategori anak-anak, remaja dan dewasa.
Reporter : Rajudin
Editor : Merwanda











