“Oleh karena itu tanggung jawab Masjidil Aqsa bukan hanya tanggung jawab orang Palestina, tapi tanggung jawab seluruh kaum muslimin di seluruh dunia,” kata Syaikh yang sempat mengumandangkan azan dan menjadi imam shalat Subuh ini.
Di akhir tausiyahnya, Syaikh Hamza berterima kasih kepada bangsa dan rakyat Indonesia, ketika Israel dan Amerika mengumumkan Al Quds atau Jerusalem sebagai ibukota Israel, banyak demo di Indonesia yang menolak klaim tersebut.
“Saya meminta doa dari bangsa dan rakyat Indonesia untuk perjuangan bangsa Palestina,” pungkasnya.

Di akhir sesi, pendamping Syaikh Hamza menyampaikan beragam program untuk putra-putri Palestina. Salah satunya adalah program menggafal Al Quran yang memerlukan biaya dan perlu donasi untuk keberlangsungan program tersebut.
Puluhan jamaah Masjid Nurul Musthofa kemudian menyatakan partisipasinya untuk mendukung program tersebut.
Penulis : M. Widodo










