“Dalam rangka menyambut masa libur lebaran tahun ini, di mana sebagian besar masyarakat Indonesia akan kembali berkumpul bersama keluarga tercinta di kampung halaman, kami telah melakukan segala persiapan untuk mendukung kebutuhan telekomunikasi digital mereka,” ungkap Desmond.
Desmond menjelaskan, IOH telah menyiapkan kapasitas data sekitar 30 persen untuk lonjakan traffic per hari dibandingkan dengan tahun lalu. Kenaikan tersebut diprediksi akan dikontribusi oleh meningkatnya penggunaan aplikasi berbasis video dan pengiriman pesan, seperti YouTube, TikTok, Instagram, Facebook, dan juga WhatsApp.
Berbekal pengalaman di masa Ramadan dan Lebaran tahun sebelumnya, lanjut dia, IOH mengantisipasi peningkatan traffic data tertinggi di Botabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan dalam menikmati masa libur lebarannya, IOH melakukan optimalisasi jaringan pada 300 titik pusat keramaian di seluruh Tanah Air, seperti destinasi wisata, pusat perbelanjaan, masjid, tempat peristirahatan, bandara, stasiun, terminal, dan pelabuhan.
Sebagai upaya mengantisipasi mobilitas pelanggan ke kampung halaman, IOH juga melakukan optimalisasi jaringan di beberapa rute mudik, seperti antara Jakarta dan Surabaya. Dengan jaringan IOH yang terintegrasi, pelanggan IM3 maupun Tri akan mendapatkan pengalaman telekomunikasi digital yang lebih baik.
Sebelumnya, Director & Chief Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison Muhammad Danny Buldansyah menyatakan, saat ini sudah diberi kebebasan, tentunya dengan protokol kesehatan yang memadai sehingga kita tetap menjaga kesehatan, untuk bersilaturahmi secara fisik secara offline pada Lebaran nanti.















