“Penerapan ganjil genap itu salah satunya, kita menambah kapasitas jalan, juga mengurangi kepadatan,” katanya.
Lebih lanjut, Kakorlantas menambahkan kenapa dirinya dalam beberapa hari ke belakang rajin datang ke media-media. Hal itu dikarenakan masyarakat yang sudah dua tahun tidak mudik, kini dibolehkan mudik kembali akan tetapi dengan persiapan informasi dan sosialisasi yang kurang.
“Karena itu, saya datang ke media memberikan imbauan, arahan, jadwal kita share lebih awal. Supaya tidak ada istilah kaget, supaya terinformasikan jadi mereka bisa memanfaatkan betul,” katanya.
Kakorlantas juga memastikan, bahwa dalam pelaksanaan pengamanan arus mudik Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah, Kepolisian tidak akan memutarbalikkan kendaraan pemudik. Jadi tidak akan ada penyekatan pemudik.
“Tidak ada istilah itu pada lebaran tahun ini. Jadi semua harus bisa jalan,” katanya.
Lebih lanjut Kakorlantas menjelaskan, terkait diberlakukan rekayasa one way dan ganjil genap ini, dikarenakan jumlah kendaraan yang sudah terlalu banyak. Setelah dua tahun lamanya tidak mudik.
“Dan ini yang masyarakat harus tau. Jadi kami berada di lapangan bukan mempersulit masyarakat, kami menyakinkan pelayanan berjalan dengan baik,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor : Ahmad Lutfi











