“Kecelakaan tersebut diduga karena sopir bus dalam kondisi mengantuk dan tidak tidak melihat antrian kendaraan yang berada depannya sehingga terjadilah tabrakan beruntun, ada tiga kendaraan didepannya bertabrakan,” kata Budi.
Kecelakaan yang terjadi sekitar 13.15 WIB tersebut telah ditangani aparat kepolisian. Kecelakaan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Saat kejadian, posisi akhir keempat kendaraan berada di jalur kiri.
“Posisi akhir keempat kendaraan normal berada di jalur kiri Lambat jalan tol mengarah ke arah Merak, akibat dari kejadian tersebut kendaraan mengalami kerusakan dan tidak ada korban jiwa,” kata Budi.
Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga menambahkan dari hasil olah TKP kecelakaan terjadi akibat kelalaian supir bus. “Faktor kelalaian supir bus karena berkendara tidak berkonsentrasi menjadi faktor utama penyebab kecelakaan,” ujar Shinto.
Shinto menghimbau kepada para pemudik untuk selalu fokus dalam berkendara dan selalu mengutamakan keselamatan bukan kecepatan. “Kepada seluruh pengendara agar pengendara menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, berkendara dalam keadaan sehat selalu berkonsentrasi,” tutur alumnus Akpol 1999 tersebut.
Reporter : Fahmi Sa’i











