SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Polda Banten menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 dengan tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” di Lapangan Apel Polda Banten, Rabu 20 Mei 2026.
Upacara tersebut dihadiri Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, serta jajaran Pejabat Utama Polda Banten.
Dalam amanatnya, Kapolda Banten menyampaikan bahwa Hari Kebangkitan Nasional merupakan momentum penting untuk menumbuhkan kembali semangat persatuan dan kesadaran berbangsa di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.
“Hari Kebangkitan Nasional mengingatkan kita pada lahirnya semangat perjuangan melalui pemikiran dan persatuan. Semangat itu harus terus dijaga dan disesuaikan dengan tantangan saat ini, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi dan transformasi digital,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tantangan bangsa saat ini tidak hanya berkaitan dengan menjaga kedaulatan wilayah, tetapi juga menjaga kedaulatan informasi serta membangun sumber daya manusia yang unggul.
Menurutnya, pemerintah terus menjalankan berbagai program strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mulai dari program makan bergizi gratis, pemerataan akses pendidikan, layanan kesehatan gratis, hingga penguatan ekonomi desa melalui Koperasi Merah Putih.
Selain itu, Kapolda menegaskan pentingnya perlindungan anak di ruang digital melalui penerapan aturan tata kelola sistem elektronik yang berpihak pada keamanan anak.
“Ruang digital harus menjadi tempat yang aman dan sehat bagi anak-anak. Karena itu, pengawasan dan perlindungan terhadap generasi muda di era digital menjadi tanggung jawab bersama,” jelasnya.
Di akhir amanatnya, Kapolda mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum Harkitnas sebagai semangat untuk memperkuat solidaritas, meningkatkan literasi digital, serta mendukung pembangunan nasional.
“Kebangkitan Nasional harus dimulai dari kesadaran setiap individu untuk bersama-sama menjaga persatuan dan membangun bangsa menuju Indonesia yang lebih maju,” tuturnya.
Editor: Mastur Huda











