Remaja berusia 18 tahun itu mengalami luka patah pada kaki, kepala ,dan tangan kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) Cilegon.
Saksi mata Ridwan Muhaimin menjelaskan, sebelum tabrakan terjadi, warga sudah meminta korban untuk berhenti, namun diduga karena buru-buru, korban tetap nekat melaju.
“Awalnya mah kan udah distopin orangnya mah, sama orang situnya, sama tukang ojek dua motor tadinya. Yang satunya mah arah ke belakang mal ini mau masuk ke kampus kali, jadi ya gitu udah distopin terobos kali pen buru-buru atau apa kan kita juga enggak tau,” papar Ridwan di lokasi kejadian.
Dijelaskan Ridwan, sesaat setelah tertabrak, korban terlihat masih bergerak. Ia pun menduga korban meninggal di perjalanan saat sedang dievakuasi ke rumah sakit.
Ridwan berharap, palang pintu dipasang di perlintasan tersebut agar tidak kembali terjadi kecelakaan.*
Reporter: Bayu Mulylana
Editor: Agus Priwandono











