PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Rencana reaktivasi jalur Kereta Api (KA) Rangkasbitung-Labuan terus berjalan. Jalur ini memiliki panjang total 56,6 kilometer, yang akan direaktivasi dalam dua segmen.
Segmen pertama mencakup lintasan rel Rangkasbitung-Stasiun Pandeglang sepanjang 18,7 kilometer.
Sementara, segmen kedua mencakup Stasiun Pandeglang-Stasiun Labuan sepanjang 37,9 kilometer.
Bahkan, Ditjen Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI, memastikan bahwa reaktivasi jalur kereta api ini akan dimulai pada 2025.
Selain itu, konsultan pelaksana sudah melakukan pengecekan langsung ke lokasi stasiun dan jalur rel sepanjang 37,9 kilometer.
Selain itu, pemetaan area juga dilakukan menggunakan drone.
Rencana reaktivasi jalur perlintasan kereta api dari stasiun Rangkasbitung-Labuan memiliki total panjang lintasan rel sepanjang 56,6 kilometer dan segmen pertama direaktivasi lintasan Rangkasbitung-Stasiun Pandeglang sejauh 18,7 kilometer, dan untuk segmen kedua Stasiun Pandeglang-Stasiun Labuan sepanjang 37,7 kilometer.
Reaktivasi dilakukan PT KAI terbagi dalam segmen 1 jalur Rangkasbitung-Pandeglang sepanjang 18,7 kilometer dan segmen 2 jalur Pandeglang-Labuan sepanjang 37,9 kilometer.
Bahkan, konsultan pelaksana reaktivasi sudah turun mengecek lokasi stasiun dan jalur rel kereta Pandeglang-Labuan sepanjang 37,9 kilometer. Serta, melakukan pemotretan menggunakan drone.
Pengambilan foto pakai drone sudah dilakukan. Hanya saja, yang belum yaitu memberikan dana kerohiman kepada warga menempati lahan PT KAI.
Kalau pendataan calon penerima dana kerohiman sudah ada. Sudah dilakukan pendataan dari tahun lalu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, dalam rangka menyambut dihidupkannya kembali jalur rel kereta api Rangkasbitung-Labuan, Dinas Perhubungan (Dishub) Pandeglang telah menyiapkan rencana induk transportasi.
Salah satu langkahnya adalah membentuk 17 trayek angkutan yang menghubungkan terminal dengan Stasiun Kadomas di 11 kecamatan.
Sejumlah trayek yang direncanakan, antara lain:
1. Terminal Artabuana-Stasiun Kadomas-Terminal Mengger.
2. Terminal Artabuana-Stasiun Kadomas-Tarogong.
3. Terminal Artabuana-Terminal Kadubanen-Stasiun Kadomas-Terminal Mengger.
4. Mandalawangi-Terminal Mengger-Terminal Artabuana-Terminal Kadubanen-Stasiun Kadomas
5. Terminal Cadasari-Terminal Anten-Terminal Artabuana-Stasiun Kadomas.
6. Terminal Kadubanen-Stasiun Kadomas-Stasiun Saketi-Stasiun Menes-Terminal Tarogong.
7. Terminal Kadubanen-Stasiun Kadomas – Stasiun Saketi-Cikeusik.
8. Terminal Kadubanen-Stasiun Kadomas-Stasiun Saketi-Stasiun Menes-Terminal Panimbang-Cibaliung.
9. Terminal Kadubanen-Stasiun Kadomas-Stasiun Saketi-Stasiun Menes-Terminal Panimbang-Terminal Tanjung Lesung-Sumur.
10. Stasiun Saketi-Batu Bantar.
11. Stasiun Menes-Jiput.
12. Panimbang-Cigeulis-Stasiun Tanjung Lesung-Terminal Tanjung Lesung.
13. Panimbang-Terminal Tanjung Lesung-Stasiun Tanjung Lesung.
Editor: Agus Priwandono











