Terlepas dari kondisi di atas, alam Swiss sungguh indah dan mengagumkan. Swiss adalah surga dunia. Sepanjang kiri kanan jalan, hamparan pegunungan dengan panorama menakjubkan. Sesekali tampak salju abadi di puncak Pegunungan Swiss terlihat di kejauhan. Pohon-pohon dengan dedaunan warna-warni sungguh indah dilihat.
Dan, pemerintah Swiss, menangkap semua kelebihan dan keindahan alamnya tersebut sebagai primadona pariwisatanya. Alam pegunungan, pedesaan dengan rumah kayu tua, sapi dan domba yang merumput bebas di alam terbuka. Serta sungai-sungai kecil yang airnya jernih nan segar dengan mata air langsung dari pegunungan mengalir tenang. Melewati perkampungan sederhana dan rumah-rumah penduduk. Sungguh pemandangan yang sempurna. Sesempurna alamnya.

Foto: M Widodo/ Radar Banten
NEGARA NETRAL
Swiss adalah negara yang paling percaya diri di dunia. Perpuluh atau beratus-ratus tahun, Swiss dikenal sebagai negara netral. Tidak berpihak kepada blok apapun. Termasuk saat perang dunia pertama maupun kedua.
Ketika Uni Eropa (UE) berdiri pada 1 November 1993 (Perjanjian Maastricht) dan 1 Desember 2006 (Perjanjian Lisbon), Swiss netral. Tidak bergabung.
Begitu juga Swiss tidak pernah mau bergabung dengan Fakta Pertahanan Atlantik Utara atau dikenal dengan NATO. Kendati, belakangan ini Swedia dan Finlandia bergabung dengan NATO.
Kenetralan Swiss juga diwujudkan dalam kemandirian mata uangnya. Ketika 27 negara Eropa yang bergabung dalam Uni Eropa sepakat menggunaka Euro sebagai mata uang resmi, Swiss tetap setia dengan Franc Swiss-nya.
Hanya saja Swiss tetap terbuka dengan mata uang asing. Kita tetap bisa bertransaksi menggunakan Euro dan Dollar ketika berbelanja maupun bayar hotel, dan transaksi lainnya di se antero Swiss.

Foto : M Widodo/Radar Banten
SUNGAI AAREE
Dikutip RADARBANTEN.CO.ID dari BANTENRAYA.COM pada Sabtu 28 Mei 2022, Sungai Aare merupakan sungai yang ada di Negara Swiss.
Sungai itu mengalir dari Kanton Bern Swiss, melewati dan mengaliri danau besar Brienzersee dan Thunersee. Sungai Aere juga menjadi aliran sungai yang bertemu dengan sungai Rhien salah satu sungai besar di Negara Jerman.
Sungai ini juga menjadi sungai terbesar dengan arus terkuat. Bahkan, sungai tersebut luasannya mencapai hampir seperuh negara Swiss.
Nama Aare sendiri di ambil daru nama latin Arula, Arola dan Araris. Yaitu nama lembah yang ada di Swiss yakni Aar.
Karena luasannya dan arusnya yang deras, ada sebanyak 40 pembangkit listrik yang terletak di sepanjang Sungai Aare. Derasnya arus air Sungai Aare menyebabkan banyak orang yang terseret.
Hal itu juga yang dialami anak pertama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yakni Emmeril Khan Mumtadz yang tengah bernang bersama dengan adiknya dan seorang sahabatnya.
Saat ini pihak kepolisian Swiss masih terus mencari jasad dari Eril panggilan Emmeril Khan Mumtadz.
Penulis: M Widodo











