RADAR BANTEN.CO.ID – Dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) melatih petani kopi di Desa Cemplang, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang guna menciptakan kualitas kopi terbaik. Selain itu, para petani juga dibina terkait pengurusan sertifikat dan label halal produk UMKM.
Kegiatan pengabdian masyarakat dosen mengabdi pulang kampung ini berlangsung selama dua hari, 23-24 Juli 2022 di Aula Kantor Desa Cemplang.
Turut hadir Sekretaris Camat Ciomas Imas Masruroh, Kades Cemplang Agus, Babinsa Serda Andin Rahmat Hidayat serta para dosen IPB dr Ir Akhmad Endang Zainal Hasan M.Si, Prof. Dr.Ir. Khaswar Syamsu, M.Sc, Dr. dari halal dan Dimas Andrianto, SSi, M.Si
Dosen IPB Endang Zainal mengatakan, kecamatan Ciomas terutama di Desa Cemplang memiliki potensi produk kopi yang tinggi, hal ini harus dimaksimalkan agar Ciomas memiliki produk kopi yang bisa dipasarkan secara nasional bahkan global.
“Kami lakukan sosialisasi terkait penyerbukan silang tanaman kopi oleh lebah agar kualitas biji kopi yang dihasilkan lebih bagus dan banyak,” kata Zaenal kepada Radar Banten di lokasi acara, Sabtu 23 Juli 2022.
Dijelaskan Zainal, jenis lebah yang akan dimanfaatkan untuk penyerbukan silang ialah lebah apiscerana dan tri Tetra gonula atau trigona agar buah atau biji kopi lebih besar dan kandungan gula larut lebih banyak.
“Tanaman kopi di Desa Cemplang ini kan masih menyatu dengan pepohonan lain, jadi nanti kita tinggal pasang sarang lebah di beberapa lokasi berbeda,” jelasnya.
Kepala Desa Cemplang Agus menambahkan, luas lahan tanaman kopi di wilayanya diperkirakan seluas satu hektar. Selama ini warga hanya bisa memanen kopi tapi belum tahu cara mengolahnya.
“Dengan kegiatan dosen pulang kampung ini kami sangat terbantu, kita bisa buat produk olahan kopi asli Ciomas nanti,” tambahnya. (daru)











