CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Cilegon Mandiri saat ini tengah mengkaji terkait penyesuaian tarif bagi pelanggannya untuk tahun 2023 mendatang.
Hal tersebut diungkapkan Prilio Ristya, Kabag Hubungan Pelanggan (Hublang) Perumda Air Minum Cilegon Mandiri, dan salah satu tim pengkajian penyesuaian tarif saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa, 26 Juli 2022.
“Saat ini kami sedang melakukan pengkajian penyesuaian tarif karena diaturannya juga setiap tahun kita boleh melakukan penyesuaian tarif apalagi sudah tiga tahun belum ada penyesuaian tarif,” kata Prilio.
Lebih lanjut, Prilio mengungkapkan, dilakukannya pengkajian ini karena dilatarbelakangi dengan bertambah atau naiknya biaya operasional Perumda Air Minum Cilegon Mandiri pada setiap tahunnya. “Jadi dengan naiknya biaya operasional kami melakukan pengkajian penyesuaian tarif agar bisa mengkaver kebutuhan dan tidak merugi,” ungkapnya.
Instansi yang dulu dikenal PDAM CM ini dalam melakukan pengkajian penyesuaian tarif tersebut melibatkan dari semua bidang yang ada pada instansi tersebut. “Kurang lebih sebulan kita sudah melakukan pengkajian nanti hasilnya nanti kita laporkan ke pimpinan dan tentunya akan diteruskan ke Walikota, kalau sudah ACC pasti kita adakan sosialisasi apakah kita bertahan atau ada penyesuaian tarif gimana hasil dari pengkajiannya saja,” paparnya.
Ia juga meminta kepada masyarakat agar bisa memahami dan menerima dengan kondisi tersebut, karena saat ini semua kebutuhan cenderung mengalami kenaikan. “Sekarangkan rata-rata per kubik Rp5 ribu-an kalaupun nanti ada penyesuaian hanya beberapa persen saja, tetapi sebisa mungkin kita tidak memberatkan masyarakat,” pungkasnya.
Menanggapi adanya penyesuaian tarif pada tahun 2023, Mad Saleh salah satu warga BBS II mengaku keberatan dengan adanya wacana tersebut. “Kalau saya inginnya tidak ada kenaikanlah karena saya pemakaian air nya cukup banyak. Jadi kasihan lah kalau bisa tidak ada kenaikan,” tuturnya.
Senada dengan Mad Saleh, Mastunah selaku warga Kelurahan Panggungrawi, Kecamatan Jombang memohon kepada Perumda Air Minum Cilegon Mandiri untuk tidak menaikkan tarif. “Ini saja sudah lumayan nguras kantong belum lagi untuk kebutuhan lainnya. Jadi mohon semoga tidak ada kenaikan,” ucapnya. (*)
Reporter : Raju











