Pernyataan Bupati Tatu ini disambut dengan baik oleh Ketua Umum DPP PPSTB Yadi Sufiyadi, S.Pd., M Si. Sebab, katanya, untuk mempertahankan dan mengembangkan kebuayaan, termasuk silat tradisional, butuh dukungan dan pemerintah daerah.
“Makanya, paguron-paguron membentuk paguyuban. Dan, teman-teman paguron menunjuk saya sebagai ketuanya,” katanya.
“Paguyuban ini untuk nyengget (mengakses) dana dari pemerintah daerah. Karena, tidak semua paguron bisa mendapatkannya,” sambung Yadi.
Ketua DPD PPSTB Kabupaten Serang Imron Ruhyadi mengatakan, pihaknya akan berusaha melestarikan pencak silat di Kabupaten Serang, khususnya Terumbu Banten.
“Latihan terus kita lakukan, kemudian tanggal 27-28 Agustus kita juga ada festival yang akan melombakan silat Terumbu Banten,” kata Camat Anyar ini.
Di samping itu, Imron menyampaikan paguron Terumbu di Kabupaten Serang ada 30 padepokan. Jumlah itu yang sudah mendapatkan surat keputusan pengukuhan pengurus padepokan silat Terumbu.
Namun, lokasinya masih menumpang di rumah pengurus. “Ke depan akan kita upayakan supaya padepokan-padepokan ini mendapatkan fasilitas yang layak,” pungkasnya. (*)
Reporter: Abdul Rozak
Editor: Agus Priwandono











