Dhini menceritakan proses hingga akhirnya ia berhasil meraih medali pada ajang tersebut. Anak bungsu dari dua bersaudara itu mengaku mengikuti ajang tersebut setelah mendapatkan informasi di Instagram.
“Nyari-nyari di Instagram itu banyak kan kaya Olimpiade Indonesia, Liga Olimpiade trus ada satu bidang fisika, kan Dini suka fisika jadi Dini ikut. Coba-coba aja awalnya, gak yakin juga awalnya karena saingannya dari mana-mana, banyak, yaudah akhirnya ikut aja, bismillah,” tutur Dhini.
Setelah mendaftar, Dhini mempersiapkan diri dengan belajar sendiri melalui YouTube dan juga guru pendamping di sekolah.
Di sekolah, Dhini belajar didampingi oleh guru fisika bernama Muhammad Ihsanudin. Hasil kerasnya pun akhirnya membuahkan hasil dengan meraih skor tinggi pada ajang olimpiade.
“300 peserta itu berbarengan menjawab pertanyaan-pertanyaan fisika, lima orang nilai tertinggi dinyatakan sebagai pemenang,” kata Dhini.
Rupanya hal tersebut bukan prestasi pertama Dhini. Ia sebelumnya juga berhasil meraih medali pada ajang Olimpiade Kedokteran. Pada ajang itu ia meraih medali perunggu.











