Saat ini, varian Redgine terdiri dari berbagai produk. Di antaranya, jahe merah ekstrak bubuk premium, jahe merah ekstrak bubuk terstandar, jahe merah bubuk, jahe merah bubuk instant dengan gula aren, jahe merah segar, jahe merah simplisia, minyak jahe merah, jahe merah ekstrak cair terstandar.
Selain itu, juga digunakan untuk produk Bintang Toedjoe, yaitu BEJO Jahe Merah, Bejo Sujamer, Komix Herbal, Komix Herbal Jahe, Komix Herbal Jeruk Nipis, Komix Herbal Kids, hingga Komix Herbal Pepermint.
Sementara, Kepala Dinas Pertanian Lebak Rahmat Yuniar mengaku sangat mendukung program BINA dari Kalbe ini. Menurutnya, program yang memberikan pemahaman tentang ekosistem jahe merah ini, mampu membina petani untuk menghasilkan jahe merah terbaik dengan kuantitas yang semakin meningkat dari tahun ke tahun.
“Saya sangat berterima kasih dengan program ini. Karena bukan hanya kualitas dan kuantitas jahe merah yang meningkat. Tetapi juga SDM-nya bisa meningkat, mulai dari sikap, perilaku, pengetahuan, dan keterampilan. Bahkan, bisa menarik minat orang muda untuk menjadi petani milenial,” kata Rahmat Yuniar.
Rahmat mengungkapkan, saat ini terdapat 6 kecamatan di Kabupaten Lebak yang menjadi daerah produksi jahe merah yakni Kecamatan Muncang, Sobang, Curugbitung, Cirinten, Leuwidamar, dan Maja.
Selain itu, lanjut dia, 28 jecamatan di Kabupaten Lebak memiliki potensi pengembangan pertanian jahe merah.
“Alhamdulillah pertanian jahe merah di Kabupaten Lebak setiap tahunnya terus meningkat, dan memang saat ini kita merupakan daerah dengan produksi jahe merah terbesar di Banten. Kami berharap agar pihak Kalbe dapat terus mendukung petani jahe merah di Lebak,” pungkasnya.
Reporter: Yusuf Permana
Editor: Aas Arbi











