SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Open bidding atau seleksi terbuka dua jabatan pimpinan tinggi (JPT) Pratama di lingkup Pemprov Banten selesai. Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar meminta izin ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menetapkan dua pejabat yang bakal menduduki jabatan eselon II tersebut.
Pj Sekda Banten Moch Tranggono mengungkapkan, seleksi terbuka dua JPT Pratama yakni Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten dan Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Banten telah rampung. “Sudah selesai,” ujar Tranggono, Kamis (25/8).
Tranggono mengatakan, dari masing-masing seleksi terbuka, sudah ada tiga nama untuk dipilih Pj Gubernur Banten sebagai pejabat JPT Pratama. Pihaknya juga sudah menyampaikan kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk mendapatkan rekomendasi.
Selain itu, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten ini juga mengungkapkan pihaknya akan meminta izin kepada Kemendagri untuk menetapkan dan melantik dua pejabat tersebut. “Kami masih menunggu izin,” ungkapnya.
Kata dia, apabila izin telah dipegang Pemprov Banten maka pelantikan bakal segera dihelat. Apalagi saat ini juga masih ada tiga jabatan kosong lainnya yaitu Kepala Biro Hukum, Kepala Biro Organisasi, dan Kepala Biro Umum. Bahkan pekan depan, ada juga jabatan lain yang juga bakal kosong lantaran pejabatnya memasuki batas usia pensiun. “Kepala Diskominfo SP dan Kepala Dinas ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral-red),” terang Tranggono.
Namun untuk pengisiannya, ia mengaku bakal menunggu arahan Pj Gubernur Banten. “Kami menunggu arahan pimpinan,” ujarnya.
Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten, Nana Supiana mengatakan, sebanyak 257 ASN di lingkup Pemprov Banten memasuki BUP tahun ini. Kekosongan abdi negara di lingkup Pemprov juga bertambah lantaran ada 33 pegawai yang meninggal dunia sejak awal tahun sampai 9 Agustus lalu. Sehingga, kekosongan jabatan hingga saat ini mencapai 290 orang.
Ia mengatakan, ratusan pegawai yang memasuki BUP itu terdiri dari staf hingga eselon II. “Dari semua level, dari pejabatnya, baik struktural fungsional, atau jabatan fungsional staf lainnya,” ujar Nana.
Untuk pengisiannya, Nana mengaku, akan mengikuti arahan Pj Gubernur Banten, termasuk juga untuk pengisian JPT Pratama yang saat ini kosong. Selain itu, pihaknya juga sedang merekapitulasi jumlah jabatan kosong yang ada di Pemprov untuk kemudian dibuka kesempatan bagi pegawai dari instansi pemerintah yang lain untuk melamar. (nna/air)











