LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Petugas kesehatan menemukan adanya bakteri escherichia coli (E.Coli) pada sampel makanan nasi uduk di kantin SMP Negeri 3 Kalanganyar.
Bakteri itu ditemukan berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Lebak pasca adanya peristiwa keracunan puluhan siswa SMPN 3 Kalanganyar pada Rabu 31 Agustus 2022 lalu.
Kepala Puskesmas Kalanganyar Yopi Yulianti mengatakan, bakteri itu ditemukan pada 2 sampel dari 4 sampel makanan yang pihaknya kirimkan ke Labkesda Lebak. Ke dua sampel itu yakni nasi dan sambel.
“Jadi dari hasil pemeriksaan Labkesda kita tidak temukan adanya zat kimia beracun, hanya ditemukan e.coli pada nasi dan sambel,” kata Yopi Yulianti, Kepala Puskesmas Kalanganyar kepada Radar Banten, Jumat 2 September 2022.
Yopi mengatakan, bakteri itu sendiri diduga berasal dari lingkungan kantin yang kurang sehat. Karena, jelas Yopi, Infeksi bakteri e.coli dapat terjadi saat seseorang mengonsumsi makanan yang terkontaminasi bakteri.
Sehingga, menyebabkan orang yang mengkonsumsi makanan itu mengalami gejala mual, pusing hingga muntah-muntah.
“Karena dilihat dari lokasinya kan memang dekat dengan kebun, jadi kemungkinan saja di sana masih ada perilaku kurang baik seperti dolbon. Nah lalat-lalat yang membawa bakteri dari dolbon itu juga menempel ke makanan, yang akhirnya menyebabkan para siswa terinfeksi bakteri e.coli,” jelasnya.











