SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Cerita rakyat Buyut Nyi Mas Carik, pejuang Islam perempuan di Desa Sukabares, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, bakal dibukukan.
Hal itu terungkap pada FGD rencana penyusunan buku sejarah Buyut Nyi Mas Carik di Kebun Duren, Desa Sukabares, Kecamatan Waringinkurung. Turut hadir anggota Komisi II DPRD Kabupaten Serang Julmihayati, Kadis Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang Anas Dwi Satya Prasada, Camat Waringinkurung Warnery Poetri, Kabid Arsip Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Kabupaten Serang Ema Rukmini Dewi, dan para tokoh masyarakat.
Camat Waringinkurung Warnery Poetri mengatakan, cerita tentang Buyut Nyi Mas Carik selama ini hanya tersebar dari mulut ke mulut di masyarakat dan belum diarsipkan.
“Buyut Nyi Mas Carik menyebarkan Islam pertama kali di Waringinkurung, maka harus kita dokumentasikan dalam arsip menjadi buku,” kata Neri kepada wartawan, Kamis (8/9/2022).
Neri mengundang para tokoh masyarakat, termasuk Kuncen Makam Buyut Nyimas Carik Muhammad Jazuli Yasin, untuk bercerita tentang sejarah sang pejuang Islam sebagai data awal proses pengarsipan.
“Nanti kami bentuk satuan tugas khusus penyusunan naskah sampai menjadi buku,” ujarnya.
Neri menargetkan proses pengarsipan sejarah Buyut Nyi Mas Carik selesai pada akhir tahun ini.
Prosesnya akan dilakukan beberapa kali revisi dan tambahan keterangan dari berbagai sumber informasi terpercaya.
Berdasarkan keterangan dari salah satu sumber penyusunan buku sekaligus Pengurus Makbaroh Makan Buyut Nyi Mas Carik Ahmad Supyandi, Buyut Nyi Mas Carik ialah bibi dari Sultan Maulana Hasanuddin Banten yang diutus oleh Sultan Syarif Hidayatullah untuk menyebarkan ajaran Islam ke Banten pada tahun 1400-an. (*)
Reporter: Daru
Editor: Agus Priwandono











