RADARBANTEN.CO.ID – Warga RW 01, Kampung Kramat Jayadiningrat, Desa/Kecamatan Kramatwatu punya sistem pengolahan sampah digital. Selain itu, warga juga membuat perkebunan anggur di halaman rumah.
Sekilas, Kampung Kramat Jayadiningrat terlihat seperti komplek perumahan. Namun hal itu dibantah Ketua RT 02 Almuksin yang mengatakan jika lingkungannya merupakan perkampungan.
Karena dari segi kebersihan sudah bagus, kemudian penataan jalan juga sudah paving blok. Ditambah karakter masyarakat yang heterogen atau banyak pendatang, maka terlihat seperti perumahan.
Muksin mengatakan, untuk penanganan sampah, warganya memiliki sistem pengolahan sampah digital yang mendapat penghargaan Bupati Serang Tahun 2022.
Sampah plastik, kertas dan botol kemasan mineral, dikumpulkan oleh warga kemudian dibawa ke gudang milik salah satu warga bernama Ade, untuk diolah dan dijual.
“Pak Haji Ade namanya, dia sudah dapat penghargaan dari Bupati karena mampu menggerakkan warga untuk mengolah sampah,” kata Almuksin kepada Radar Banten, Senin (26/9).
Selain pengolahan sampah, warga juga memiliki perkebunan anggur, terong dan cabai di pekarangan rumah. Hal ini sebagai upaya menjaga ketahanan pangan warga.

“Nanti kita bakal buat tong sampah dan pot tanaman dari galon tak terpakai,” ujarnya.
Sekretaris Camat Kramatwatu Mamak Abror menambahkan, pihaknya mendorong agar warga bisa memberikan hasil maksimal pada ajang Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang 2022.
“Kami akan terus memantau progres penataan, supaya saat penilaian bisa maksimal,” pungkasnya. (*)
Reporter: Daru
Editor: Agung S Pambudi











