SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Banten terus melakukan terobosan untuk menekan kasus stunting di Provinsi Banten.
Bahkan tahun ini, BKKBN Perwakilan Banten menyiapkan gelaran khusus untuk mengapresiasi relawan, instansi dan lembaga terkait yang berkontribusi dalam menurunkan kasus stunting di Banten.
“Akhir Oktober ini, kami menggelar Stunting Heroes Awarding 2022 untuk mendorong percepatan penurunan kasus stunting di Banten yang masih sangat tinggi,” kata Plt Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten Dadi Ahmad Roswandi saat memberikan keterangan pers, di salah satu cafe yang ada di Kota Serang, Kamis (27/10/2022.
Ia melanjutkan, dari 12 juta lebih penduduk Banten, terdapat 1,3 juta keluarga yang beresiko stunting. Bila tidak dilakukan pencegahan dan penanganan dengan baik, kasus stunting di Banten bisa menjadi yang tertinggi di Indonesia pada tahun 2024.
“Berdasarkan data BKKBN, terdapat 1.373.383 keluarga di Banten yang beresiko stunting, terbanyak berada di Kabupaten Tangerang. Ini butuh kerjasama semua pihak untuk mencegahnya,” tuturnya.
Tahun 2021, lanjut Dadi, kasus stunting di Banten mencapai 24,5 persen, sehingga Banten masuk dalam daftar 12 provinsi dengan kasus stunting tertinggi di Indonesia.
“Pemerintah pusat menargetkan tahun 2024 semua provinsi bisa menekan kasus stunting hingga 14 persen termasuk di Banten,” bebernya.
Untuk mengejar target 14 persen kasus stunting di Banten pada 2024, Dadi mengaku bukan pekerjaan mudah, sehingga tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah semata.
BKKBN Perwakilan Banten, lanjut Dadi, menjadi bagian dari Tim Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi Banten. Namun begitu, BKKBN fokusnya kepada pencegahan dan edukasi kepada masyarakat.
Pada tahun 2022, BKKBN Banten menerjunkan 24.408 tim pendamping keluarga di 1.551 desa/kelurahan yang tersebar di delapan kabupaten/kota se- Banten, untuk melakukan pencegahan terjadinya penambahan kasus stunting terutama pada keluarga yang beresiko stunting.
“Sebenarnya banyak pihak yang juga ikut berjuang menekan kasus stunting di Banten, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan hingga tingkat desa. Namun kita sering lupa mengapresiasi mereka semua. Itu kemudian yang menjadi dasar kami menyelenggarakan Stunting Heroes Awarding 2022, untuk mengapresiasi pihak-pihak yang ikut berjasa menanggulangi stunting di Banten,” tuturnya.
Dadi berharap, penghargaan yang nanti diberikan BKKBN Perwakilan Banten bisa memantik semangat semua stakeholder untuk terus bergerak menekan kasus stunting di Banten.
“Malam puncak Stunting Heroes Awarding 2022 akan dilakukan pada 31 Oktober di Hotel Horison Ultima Ratu Serang, kami akan mengapresiasi para relawan, perusahaan, insan pers hingga kepala daerah yang konsen mencegah kasus stunting di Banten. Penganugerahan Stunting Heroes ini baru pertama digelar di Indonesia, sebagai bukti bahwa Banten bergerak menuju target 14 persen pada 2024,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Tim Juri Stunting Heroes Awarding 2022 Enggar Utari menuturkan, tingginya kasus stunting di Banten harus menjadi perhatian semua pihak. Untuk menggerakkan keterlibatan lebih banyak orang dalam menekan kasus stunting, maka terobosan BKKBN Perwakilan Banten menggelar Awarding Stunting Heroes 2022 sangat tepat.
“Selama ini ribuan relawan sudah bekerja keras di delapan kabupaten/kota, sehingga peran mereka harus diapresiasi karena telah mengedukasi masyarakat dalam mencegah kasus stunting,” ungkapnya.
Akademisi FKIP Untirta ini menambahkan, dirinya merasa terhormat dilibatkan BKKBN Perwakilan Banten sebagai tim juri dalam Stunting Heroes Awarding 2022.
“Tim juri ada lima orang dengan latar belakang yang berbeda, saya kebetulan mewakili akademisi, yang lain ada dari perwakilan jurnalis senior, ada juga aktivis anti korupsi. Tugas kami menyeleksi para nominasi dari 11 kategori Stunting Heroes Awarding 2022,” jelasnya.
Dari 11 kategori, lanjut Enggar, ada beberapa kategori khusus untuk perusahaan media yang konsen menyajikan pemberitaan yang mengedukasi masyarakat terkait persoalan stunting, baik media cetak maupun media online di Banten.
“Ada juga penghargaan khusus untuk para relawan, di antaranya bidan terbaik, kader KB terbaik dan masih banyak lagi. Hasil penjurian akan diumumkan pada malam puncak penganugerahan Stunting Heroes 2022,” pungkas Enggar. *
Reporter: Deni Saprowi











