LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupten (Pemkab) Lebak terus berusaha mengatasi dan menurunkan angkat stunting. Salah satunya dengan menggelar acara Gemarikan dan Edukasi Pengolahan Pangan Lokal di Desa Gubukan Ciberem, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak.
Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana pada Dinas Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Lebak Tuti Nurasiah menyampaikan, kegiatan tersebut diselenggarakan untuk menekan angka stunting.
“Upaya yang dilakukan, yakni penyerahan bantuan stunting bagi 50 balita beresiko stunting berupa paket ikan segar dan olahan ikan dari Dinas Perikanan. Pemberian vitamin perlebahan Honey Bee Pollen dan Bee Bublegum, bantuan nutrisi berupa makanan tambahan bagi balita tidak naik berat badan,” kata Tuti kepada RADARBANTEN.CO.ID, Rabu 13 Agustus 2025.
Ia mengatakan, dalam kegiatan ini, DP2KBP3A Kabupaten Lebak berkolaborasi dengan Diskan, Diskominfo, APJI Lebak, PT Harmoni Dinamik Indonesia (HDI), PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, TPPS Kecamatan, TPPS Desa, Tim DASHAT dan Tim Pendamping Keluarga (TPK).
“Pada kegiatan ini, kita melakukan juga edukasi pengolahan pangan lokal sejak pemilihan bahan, mencuci dan memotong, memasak dan menyajikan, serta mengelola limbah sisa pangan agar mendapat manfaat maksimal dari setiap bahan pangan, disampaikan oleh Chef Profesional dari APJI Lebak kepada Tim DASHAT dan Keluarga Beresiko Stunting (KRS),” ujarnya.
Kepala Dinas Perikanan Winda Triana menyatakan, acara Gemarikan merupakan upaya kolaborasi menurunkan angka stunting di Lebak. Menurutnya dengan adanya kegiatan kolaborasi ini diharapkan masyarakat gemar makan ikan.
“Kampanye Gerakan Memasyarakatkan Gemar Makan Ikan dalam rangka pencegahan dan percepatan penurunan stunting, jadi kegiatan ini bersama Dinas Perikanan,” kata Winda.
“Sosialisasi ini juga diliput dan disiarkan secara live oleh DiskominfoSP selaku leading sektor publikasi informasi dan edukasi dalam upaya percepatan penurunan stunting,” tukasnya.
Editor: Mastur Huda











