RADARBANTEN.CO.ID -Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan melakukan up date (memperbarui) publikasi program pencegahan stunting, dengan melaksanakan pengukuran terhadap tinggi badan balita di Kota Tangsel.
Program ini merupakan langkah mencegah stunting di Kota Tangsel. Kepala Dinkes Kota Tangsel dr. Allin Hendalin Mahdaniar mengatakan, pengukuran dan publikasi stunting adalah salah satu aksi dalam 8 aksi intervensi penurunan stunting terintegrasi, yaitu aksi 7.
“Pengukuran dan publikasi stunting adalah upaya Kota Tangsel untuk memperoleh data prevalensi stunting terkini pada skala layanan Puskesmas, Kecamatan, dan Kelurahan,” ujar Allin, Selasa 15 November 2022.
Menurut Allin, hasil pengukuran tinggi badan anak dilakukan pada usia 0-59 bulan serta publikasi angka stunting digunakan untuk memperkuat komitmen pemerintah daerah dan masyarakat dalam gerakan bersama percepatan penurunan stunting.
Menurut Allin, pengukuran tinggi badan dan panjang badan balita juga dilakukan pada bulan Agustus bertepatan pada bulan penimbangan balita.
“Dan bersamaan dengan bulan pemberian vitamin A. Harapannya jumlah balita yang diukur pada bulan ini adalah total coverage (cakupan-red),” ujar Allin.
Allin mengatakan, data hasil pengukuran akan diinput ke dalam aplikasi elektronik pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat (e-PPGBM), yang di entry oleh petugas gizi puskesmas.
“Apabila ada data yang bermasalah, gizi dikonfirmasi dan divalidasi oleh petugas Puskesmas dan Dinas Kesehatan,” ucap Allin.

Allin menegaskan, bahwa Dinkes Kota Tangsel juga sangat mengharapkan dukungan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan lintas sektor untuk bersama-sama menangani dan mencegah bertambahnya balita stunting di Kota Tangsel, melalui Konvergensi Pencegahan Stunting.
“Upaya-upaya yang sudah dilakukan oleh Kecamatan dan Kelurahan dalam rangka percepatan penurunan stunting dapat di koordinasikan bersama-sama untuk percepatan penurunan stunting,” ungkapnya.
Allin berharap apa yang sedang pihaknya upayakan dapat memberikan hasil yang baik. “Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa me-ridhoi kita semua,” tandasnya.(adv)











