slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Pandeglang

Puluhan Rumah Terancam Digusur, Komisi I DPRD Pandeglang Panggil BPN

Redaksi by Redaksi
09-12-2022 05:53:08
in Pandeglang
Puluhan Rumah Terancam Digusur, Komisi I DPRD Pandeglang Panggil BPN
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID -Komisi I DPRD Kabupaten Pandeglang menerima aduan sengketa lahan yang terjadi di Kampung Rancecet, Desa Rancapinang, Kecamatan Cimanggu. 

Aduan sengketa lahan disampaikan oleh Nana Sujana Akbar yang mewakili warga Kampung Rancecet kepada Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pandeglang Endang Sumantri.

Baca Juga :

Triwulan I 2025: Investasi di Cilegon Rp 4,3 Triliun, Ketiga Terbesar di Banten

PSSI Tangsel: Pembinaan Usia Dini dan Sepak Bola Putri Diperkuat

Kongres PSSI Tangsel Bahas Persiapan Porprov 2026 dan Pembinaan Pemain Muda

20 Rekomendasi DPRD Cilegon terhadap LKPJ Wali Kota Cilegon 2025, Pansus: Jangan Sekadar Formalitas

Menurut Endang Sumantri, aduan sengketa lahan dari warga Kampung Rancecet langsung ditindaklanjuti.

“Kami langsung memanggil dari pihak BPN. Karena memang yang diadukan terkait sengketa lahan,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Kamis (8/12).

Sengketa lahan tengah dihadapi oleh warga Kampung Rancecet ini bermula dari adanya program Proyek Operasi Nasional Agraria atau Prona pada tahun 1994. Di mana pada waktu itu secara massal warga mengikuti proses sertifikasi tanah yang dilakukan secara terpadu oleh BPN.

“Dulu prona kalau sekarang PTSL. Namun masalahnya baru muncul sekarang ini,” katanya.

Permasalahan muncul, diawali adanya seseorang yang mengklaim sebagai pemilik sah sebidang tanah milik warga Kampung Rancecet. Sementara warga merasa tidak pernah menjualnya.

“Namun memang mengakui kalau tahun 1994, bidang tanahnya didaftarkan dalam program Prona. Tapi saat itu sertifikatnya gak diterbitkan, dengan alasan digugurkan,” katanya.

Setelah lama menunggu, sertifikat dari BPN tidak pernah kunjung datang dan diterima oleh pemilik. Wargapun dengan tenang menempati lahan selama berpuluh-puluh tahun.

“Bahkan sekarang sudah menjadi sebuah permukiman satu kampung. Tiba-tiba tahun 2022 datang seseorang mengaku sebagai pemilik lahan dengan menunjukan sertifikat yang membuat semua warga Kampung Rancecet kaget karena terancam tergusur,” katanya.

Warga merasa terancam karena memang secara dokumen kepemilikan tidak memegang sertifikat. Sementara orang baru datang mengklaim mengantongi sertifikat namun tahunnya sekira tahun 2004.

“Makanya mereka datang mengadu dan kita bantu fasilitasi. Alhamdulilah kami undang pihak BPN karena pada  prinisipnya kami sudah fasilitasi keluhan masyarakat sudah kami terima,” katanya.

Terkait sengketa lahan, domain kewenanga ada di BPN. Sementara Komisi I bukan sebagai lembaga pemutus.

“Kami sudah memfasilitasi aspirasi masyarakat dengan mempertemukan dengan pihak BPN. Pada prinsipnya, pimpinan dengan Komisi I sudah menerima aspirasi dan tadi sudah mendapatkan secara detail dari pihak BPN terkait histori atau riwayat tanah warga bisa sampai pindah tangan,” katanya.

Setelah mendapatkan penjelasan, penyelesaiannya dapat menempuh dengan berkoordinasi ke pihak kecamatan dan ke BPN.

“Karena memang domainnya ada di BPN. Selaku penerbit dari sertifikat tanah,” katanya.

Nana Sujana Akbar yang mewakili warga Kampung Rancecet mengatakan, bahwa tanah yang saat ini menjadi masalah kursial yaitu sebanyak empat bidang kurang lebih seluas satu hektar dalam satu blok atau hamparan.

“Ke-empat bidang itu milik zaman, jaya, sakinah kurang lebih seluas 7 hektar. Namun diklaim oleh seseorang atas ES, yang padahal tidak pernah menjualnya,” katanya.

Kemunculan ES, telah membuat resah warga satu kampung karena memang saat ini lahannya sudah menjadi permukiman warga. Sudah ditinggali selama puluhan tahun tepatnya dari semenjak tahun 1960-an hingga sekarang.

“Pengalihan hak tanah itu terjadi saat warga mengikuti program prona. Namun sertifikatnya tidak keluar, saat itu dari pihak desa mengatakan kalau sertifikatnya digugurkan dan warga pasrah saja namun sekarang secara tiba-tiba datang mengklaim sebagai pemilik ya membuat kaget dan tentunya kami selaku warga memohon bantuan kepada wakil rakyat untuk membantu menyelesaikan masalahnya,” katanya.

Masalah dialami oleh warga saat ini ialah sengketa lahan. Baru muncul dua bulan lalu atau sekira bulan Oktober tahun 2022.

“Saat ini kita dibantu oleh Komisi I untuk difasilitasi bertemu dengan pihak BPN. Penjelasannya sudah ada secara lisan ke depan kita minta pembuktian lebih rinci,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi dan Pengendalian Sengketa BPN Pandeglang Leonar Manurung, saat dimintai keterangan mengaku tengah buru-buru.

“Oh ia mohon maaf saya lagi buru-buru,” katanya yang langsung beranjak naik ke mobilnya di depan Gedung DPRD Pandeglang. 

Reporter : Purnama Irawan

Editor : Merwanda

Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Pengawasan Kearsipan DPK Banten Peringkat 9 Nasional

Next Post

561 Lulusan SMA Dilatih, Disertifikasi dan Ditempatkan Kerja

Related Posts

Triwulan I 2025: Investasi di Cilegon Rp 4,3 Triliun, Ketiga Terbesar di Banten
Bisnis

Triwulan I 2025: Investasi di Cilegon Rp 4,3 Triliun, Ketiga Terbesar di Banten

by Adam Fadillah
Kamis, 7 Mei 2026 17:10

Wali Kota Cilegon, Robinsar, menyampaikan nilai investasi di kota yang dipimpinnya. Investasi di Cilegon menempati posisi ketiga di Banten.

Read moreDetails

PSSI Tangsel: Pembinaan Usia Dini dan Sepak Bola Putri Diperkuat

Kongres PSSI Tangsel Bahas Persiapan Porprov 2026 dan Pembinaan Pemain Muda

20 Rekomendasi DPRD Cilegon terhadap LKPJ Wali Kota Cilegon 2025, Pansus: Jangan Sekadar Formalitas

CPNS dan Kepala Sekolah Dilantik, Ini Pesan Bupati Serang 

Investasi Bergerak, Banten Simpan Potensi Hiliriasi Sumber Mineral dan Kelautan

Motor Investasi Nasional Berputar di Banten, PMDN Tulang Punggung Ekonomi Daerah

Protes Kenaikan BBM, Ratusan Warga Kepung Gedung DPRD Kabupaten Tangerang

Dianggarkan Rp 3,9 Miliar, GOR Bulu Tangkis Dipindah ke Stadion Maulana Yusuf

Tangsel Terang Berlanjut, Target Dishub: 2.225 Titik PJU Baru pada 2026

Next Post
561 Lulusan SMA Dilatih, Disertifikasi dan Ditempatkan Kerja

561 Lulusan SMA Dilatih, Disertifikasi dan Ditempatkan Kerja

Ini Sejarah Baru, Cilegon Duduki Peringkat ke-4 Pengangguran Terendah se-Banten

Ini Sejarah Baru, Cilegon Duduki Peringkat ke-4 Pengangguran Terendah se-Banten

Jelang Nataru, Kapolres Pandeglang Minta Wisatawan Hindari Ruas Jalan Baros – Pandeglang

Jelang Nataru, Kapolres Pandeglang Minta Wisatawan Hindari Ruas Jalan Baros - Pandeglang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Triwulan I 2025: Investasi di Cilegon Rp 4,3 Triliun, Ketiga Terbesar di Banten

Triwulan I 2025: Investasi di Cilegon Rp 4,3 Triliun, Ketiga Terbesar di Banten

Kamis, 7 Mei 2026 17:10
PSSI Tangsel: Pembinaan Usia Dini dan Sepak Bola Putri Diperkuat

PSSI Tangsel: Pembinaan Usia Dini dan Sepak Bola Putri Diperkuat

Kamis, 7 Mei 2026 16:42
Kongres PSSI Tangsel Bahas Persiapan Porprov 2026 dan Pembinaan Pemain Muda

Kongres PSSI Tangsel Bahas Persiapan Porprov 2026 dan Pembinaan Pemain Muda

Kamis, 7 Mei 2026 16:33
20 Rekomendasi DPRD Cilegon terhadap LKPJ Wali Kota Cilegon 2025, Pansus: Jangan Sekadar Formalitas

20 Rekomendasi DPRD Cilegon terhadap LKPJ Wali Kota Cilegon 2025, Pansus: Jangan Sekadar Formalitas

Kamis, 7 Mei 2026 16:15
CPNS dan Kepala Sekolah Dilantik, Ini Pesan Bupati Serang 

CPNS dan Kepala Sekolah Dilantik, Ini Pesan Bupati Serang 

Kamis, 7 Mei 2026 15:49
Investasi Bergerak, Banten Simpan Potensi Hiliriasi Sumber Mineral dan Kelautan

Investasi Bergerak, Banten Simpan Potensi Hiliriasi Sumber Mineral dan Kelautan

Kamis, 7 Mei 2026 15:14
Triwulan I 2025: Investasi di Cilegon Rp 4,3 Triliun, Ketiga Terbesar di Banten

Triwulan I 2025: Investasi di Cilegon Rp 4,3 Triliun, Ketiga Terbesar di Banten

Kamis, 7 Mei 2026 17:10
PSSI Tangsel: Pembinaan Usia Dini dan Sepak Bola Putri Diperkuat

PSSI Tangsel: Pembinaan Usia Dini dan Sepak Bola Putri Diperkuat

Kamis, 7 Mei 2026 16:42
Kongres PSSI Tangsel Bahas Persiapan Porprov 2026 dan Pembinaan Pemain Muda

Kongres PSSI Tangsel Bahas Persiapan Porprov 2026 dan Pembinaan Pemain Muda

Kamis, 7 Mei 2026 16:33
20 Rekomendasi DPRD Cilegon terhadap LKPJ Wali Kota Cilegon 2025, Pansus: Jangan Sekadar Formalitas

20 Rekomendasi DPRD Cilegon terhadap LKPJ Wali Kota Cilegon 2025, Pansus: Jangan Sekadar Formalitas

Kamis, 7 Mei 2026 16:15
CPNS dan Kepala Sekolah Dilantik, Ini Pesan Bupati Serang 

CPNS dan Kepala Sekolah Dilantik, Ini Pesan Bupati Serang 

Kamis, 7 Mei 2026 15:49
Investasi Bergerak, Banten Simpan Potensi Hiliriasi Sumber Mineral dan Kelautan

Investasi Bergerak, Banten Simpan Potensi Hiliriasi Sumber Mineral dan Kelautan

Kamis, 7 Mei 2026 15:14

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Triwulan I 2025: Investasi di Cilegon Rp 4,3 Triliun, Ketiga Terbesar di Banten

Triwulan I 2025: Investasi di Cilegon Rp 4,3 Triliun, Ketiga Terbesar di Banten

by Adam Fadillah
Kamis, 7 Mei 2026 17:10

Wali Kota Cilegon, Robinsar, menyampaikan nilai investasi di kota yang dipimpinnya. Investasi di Cilegon menempati posisi ketiga di Banten.

PSSI Tangsel: Pembinaan Usia Dini dan Sepak Bola Putri Diperkuat

PSSI Tangsel: Pembinaan Usia Dini dan Sepak Bola Putri Diperkuat

by Syaiful Adha
Kamis, 7 Mei 2026 16:42

Ketua Askot PSSI Kota Tangsel, Erlangga Yudha Nugraha.

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak