Dikatakannya, satu bungkus berisikan 3 buah cilok dan dijual dengan harga Rp 2 ribu. Sekali berjualan, ia membawa dua bungkus plastik berisikan puluhan cilok.
Dalam sehari berjualan, ia bisa membawa pulang uang Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu. Uang itu kemudian ia berikan seluruhnya kepada ibunya yang sedang mengasuh adiknya yang masih balita.
Menurutnya, cilok yang ia jual dibuat oleh ibunya. Ibunya harus menyisihkan modal Rp 100 ribu dalam setiap membuat cilok di rumah kontrakannya.
Romi mengaku masih ingin bersekolah. “Saya masih pengen sekolah lagi. Gak apa-apa sambil jualan cilok nanti,” ujarnya ketika ditemui di Perumahan Nusa Loka, Serpong, Kota Tangsel, Selasa 20, Desember 2022.
Reporter: Syaiful Adha
Editor : Mastur











