PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ribuan warga di Desa Idaman, Kecamatan Patia, yang terkena banjir membutuhkan bantuan obat. Meski ketinggian air masih satu meter, mereka memilih bertahan di rumahnya. Mereka enggan mengungsi.
Agus, warga Kampung Tajur, Desa Idaman, mengatakan bahwa sejak Minggu (25/12/2022) pagi hari, rumahnya terendam banjir. Namun, dia memilih bertahan dan tidak mengungsi karena sudah terbiasa menghadapi banjir.
“Kita bertahan, karena setiap tahun kita selalu berurusan dengan banjir,” katanya, Senin 26 Desember 2022.
Agus mengatakan, selain bantuan sembako, sandang dan pangan, para korban banjir juga membutuhkan bantuan obat untuk mencegah penyakit diare atau penyakit lain akibat banjir.
“Bukan cuma sembako, kami juga butuh obat-obatan. Takutnya ada yang kena penyalit akibat banjir,” katanya.
Kepala Desa Idaman Ilman mengatakan, wilayahnya kerap dilanda banjir apabila intensitas hujan tinggi. Hal itu terjadi akibat meluapnya aliran Sungai Cilemer.
“Kalau hujan lebat dan lama, pasti banjir. Sekarang saja airnya masih satu meteran,” katanya.(*)
Reporter: Adib
Editor: Agus Priwandono











