PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID-Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Patia sejak Minggu sampai Rabu (25-28/12) pagi belum surut.
Warga yang memilih bertahan di lokasi banjir, kini merasa khawatir adanya penyakit pasca banjir.
Diketahui banjir yang melanda wilayah Kecamatan Patia merendam lima desa yakni Desa Idaman, Ciawi, Patia, Babakan Keusik, dan Desa Surianeun. Di Desa Idaman ada 428 Kepala Keluarga (KK) atau 1.712 orang terdampak, di Desa Ciawi 300 KK atau 900 orang terdampak, di Desa Patia 102 KK atau 408 orang terdampak, di Desa Babakan Keusik 84 KK atau 120 orang terdampak, dan Desa Surianeun sebanyak 104 KK atau 260 orang terdampak banjir.
Banjir juga sempat melanda Desa Bojen, Kecamatan Sobang dan merendam 77 KK, serta Desa Bulagor, Kecamatan Pagelaran yang merendam 100 KK atau 222 orang. Beruntung, banjir hanya terjadi selama satu hari, yakni pada Senin (26/12).
Kepala Desa Idaman, Kecamatan Patia Ilman mengatakan, pada Rabu (28/12) pagi sekira pukul 9.45 WIB kondisi air mulai surut 20 sentimeter. Sebelumnya, ketinggian air mencapai satu meter. “Air mulai surut 20 senti meter, tetapi masih menggenangi rumay dan areal persawahan,” katanya, kemarin.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pandeglang Nuriah mengatakan, pihaknya sudah menyalurkan bantuan ke Desa Idaman berupa 50 paket sembako, enam dus makanan siap saji, lima dus biskuit, dua dus minyak goreng, dan lima kids ware. Sedangkan di Desa Patia bantuan yang diberikan berupa Sembako 20 paket, makanan siap saji satu dus, biskuit lima dus, minyak goreng lima bungkus , dan kids ware dua boks.
Selanjutnya di Desa Surianeun bantuan yang diberikan berupa Sembako 20 paket, nakanan siap saji satu dus, biskuit lima dus, minyak goreng lima bungkus, dan kids ware dua boks. Selanjutnya di Desa Surianeun bantuan yang diberikan berupa Semmbako 15 paket, makanan siap saji satu dus, biskuit tiga dus, minyak goreng lima bungkus, kids ware tiga, dan pampes satu dus. “Sedangkan di Desa Babakan Keusik bantuan yang kita berikan 20 paket sembako, satu dus makanan cepat saji, lima dus biskuit, enam bungkus minyak goreng, dan satu kids ware,” katanya.(*)
Reporter : Adib
Editor: Aditya











