PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID-Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pandeglang menggelar acara diseminasi ancaman kerawanan pangan akibat terjadinya gejolak ekonomi dunia kepada warga Kecamatan Mandalawangi dan Mekarjaya, Kabupaten Pandeglang.
Acara diseminasi diikuti oleh 50 orang yang terdiri dari 25 orang warga Mandalawangi dan 25 orang warga Kecamatan Mekarjaya.
Kabid Ketahanan Ekonomi Sosial Budaya Agama dan Ormas, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pandeglang, Mia Maulani Rizki mengungkapkan, bahwa kegiatan desiminasi sebagai upaya mempersiapkan masyarakat tangguh menghadapi gejolak ekonomi dunia yang kian tidak menentu.
“Masyarakat harus kuat dalam ketahanan ekonominya. Karena ketahanan ekonomi merupakan salah satu pilar utama masyarakat dalam menciptakan daerah yang kondusif dan berdaya,” katanya, Rabu (28/12).
Dalam rangka menuju ketahanan ekonomi, dijelaskan Mia, diperlukan penyiapan dan pemahaman yang mendalam dari semua stakeholder. Sehingga masyarakat memiliki kesiapan dalam menghadapi gejolak ekonomi dunia.
“Ketika memang terjadi resesi ekonomi masyarakat desa tidak khawatir akan mengalami kelaparan karena secara kebutuhan pangan sudah terpenuhi. Yang membuat mereka khawatir itu akan terjadinya PHK masal sehingga di desa muncul banyak warga pengangguran,” katanya.
Pendamping Desa Mekarjaya, Ahmad Zenal Maqi, menuturkan, bahwasannya masyarakat Desa Pareang sudah sangat siap menghadapi gejolak ekonomi dunia karena mereka hidup dari sektor pertanian.
“Masyarakat sudah optimal memanfaatkan lahan yang dimiliki dengan tanaman pangan. Mungkin yang perlu diantisipasi, datangnya para korban PHK (pemutusan hubungan kerja-red) yang kembali dari kota,” katanya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, kondisi saat angka pengangguran membludak pada saat terjadi krisis moneter dan yang terbaru pada saat Pandemi Covid-19. Banyak perusahaan bangkrut dan merumahkan karyawannya.
“Harapan kami tidak sampai ada gelombang PKH ketika terjadi resesi ekonomi. Untuk itu kami berharap pemerintah daerah, menyiapkan kondisi ini secara maksimal,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Aditya











