“Dipercepat pembangunan berdasarkan urgensinya, artinya pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat didahulukan, janji kampanye diprioritaskan, sehingga kuartal ketiga reguler habis di situ,” kata Helldy.
Dikatakan Helldy, perumusan APBD 2023 dihadapkan dengan persoalan defisit anggaran, karena itu, Helldy meminta program yang tidak masuk ke dalam janji politik atau program prioritas untuk dikurangi atau ditahan terlebih dahulu.
“Defisit Rp115 miliar sehingga meminta kepada OPD rencana yang tidak untuk janji prioritas kami untuk dikurangi atau dihold dulu, di ABT (APBD Perubahan) baru dimaksimalkan,” paparnya.
Pembangunan infrastruktur, dikatakan Helldy menjadi salah satu program yang mendapatkan perhatian serius di tahun ini.
Agar infrastruktur terutama jalan tetap baik, tahun ini Pemkot Cilegon melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menyiapkan mantri jalan.











