“Pengawasan ini harus terus dilakukan. Dikontrol oleh sekolah, karena jangan sampai masuk jajanan berbahaya ke sekolah,” tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, Kepala Dinkes Kota Tangsel dr. Allin Hendalin Mahdaniar mengatakan, melalui UPTD Puskesmas di seluruh Kecamatan pihaknya terus melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap produk makanan siap saji. Terutama yang menggunakan nitrogen cair.
“Kami juga terus memberikan edukasi kepada pelaku usaha, anak sekolah, restoran, tempat pengelolaan pangan dan masyarakat terhadap bahaya nitrogen cair pada pangan siap saji,” ujarnya, Minggu 15 Januari 2023.
Allin menegaskan, penambahan nitrogen cair pada makanan dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti keracunan, radang dingin dan luka bakar terutama pada beberapa jaringan lunak seperti kulit.
“Selain itu menghirup banyak uap yang dihasilkan dapat memicu kesulitan bernafas yang cukup parah dan dapat menyebabkan tenggorokan terasa seperti terbakar. Bahkan dapat memicu kerusakan internal organ,” ujar Allin.
Menurut Allin, jika terjadi kasus keracunan ciki ngebul, segera ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat atau menghubungi hotline Dinas Kesehatan di nomor telepon 119 atau hotline Puskesmas untuk mendapatkan penanganan segera. (*)
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Agung S Pambudi











