Terpisah, Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Lebak Imam Sungsa membenarkan jika selama Covid-19 sektor ekonomi ikut terpukul, salah satunya perajin batik.
Namun, seiring melandainya kasus Covid-19 kini pelaku UMKM di Lebak mulai menggeliat kembali termasuk perajin batik.
“Alhamdulillah seiring melandainya Covid, pelaku usaha di Lebak mulai bergairah kembali. Kini, pelaku UMKM di Lebak sudah merasakan membaik sehingga berdampak pada perekonomian mereka,” katanya.
Dia mengatakan, batik Lebak memiliki keunikan dan daya tarik tersendiri dan berbeda dengan batik-batik lain di tanah air.
Desain batik Lebak terdapat 12 motif dan mengandung makna juga filosofi sesuai budaya masyarakat Baduy dan budaya masyarakat Kaolotan.
“Dari belasan motif batik lebak kebanyak yang paling diminati motif leit Sajimat, kahuripan baduy dan motif Sawarna,” ucapnya.(*)
Reporter: Nurabidin
Editor: Agus Priwandono











