Selanjutnya, memperkuat sapras penyimpanan maupun pengolahan untuk menjaga ketersediaan. Keenam, mengupayakan peningkatan produksi pangan dan Melakukan pengawasan sidak monitoring ke pasar dengan Forkopimda.
Adapun, komoditas penyumbang utama inflasi tahun 2022, yaitu bensin, bahan bakar rumah tangga, tarif angkutan, beras dan rokok kretek filter.
Tak hanya itu, beberapa catatan lainnya yang perlu menjadi perhatian Pemkot Serang, yaitu mengoptimalkan program peningkatan penggunaan produk dalam negeri (P3DN).
Kemudian, mengoptimalkan program dan kegiatan daerah melalui program pemberdayaan ekonomi dan peningkatan produktivitas, yaitu akses terhadap pekerjaan/pendapatan, peningkatan kapasitas SDM, kapasitas UMKM dan pembiayaan UMKM.
“Catatan terkhir, mengoftimalkan belanja daerah untuk program padat karya kota dan desa. Ini diperlukan karena pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja,” katanya. (*)
Reporter: Fauzan Dardiri
Editor: Mastur











